SEMARANG, undip.ac.id – Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) mahasiswa yang dibangun Undip dan Unnes akan siap dihuni 2010. Hal itu disampaikan Pembantu Rektor (PR) III Undip (bidang kemahasiswaan) Sukinta SH MHum, Selasa (6/10) kemarin. Sukinta menyatakan, mahasiswa baru yang diterima pada 2010, baik DIII maupun S1 Undip bisa mendaftarkan diri jika ingin menempatinya.
”Semua mahasiswa baru boleh mendaftar, namun yang diutamakan adalah mahasiswa dari luar kota,” terangnya. Drs Masrukhi Mpd, PR III Unnes, juga menyampaikan demikian.
Dia menyatakan, rumah susun khusus mahasiswa yang dihibahkan Menteri Perumahan Rakyat tersebut akan ditempati mahasiswa baru, yakni angkatan 2010. Ia mengatakan, rusunawa yang terletak di Undip Tembalang terdiri atas 4 blok, yaitu blok A, B, C, dan D.
Blok A, lanjutnya, sudah siap huni sejak 2008 dengan biaya sewa Rp 150 ribu/kepala. Namun karena di sekelilingnya belum ada pagar dan tempat parkir, hingga saat ini mahasiswa angkatan 2009 belum bisa menempatinya dengan alasan keamanan.
Blok A terdiri atas 84 kamar dengan 12 kamar mandi per lantai Pembangunan yang ditangani PT Hutama Karya itu sudah menjadi milik Undip sepenuhnya. Sementara blok B, C, D ada 96 kamar di tiap lantai dengan kamar mandi dalam. Proyek yang ditangani PT Nusa Cipta Etika tersebut belum diserahkan sepenuhnya pada Undip.
Rencananya, imbuh dia, 4 blok tersebut dibagi rata, dua untuk mahasiswa dan dua lagi untuk mahasiswi dengan 3 orang per kamar. Sementara itu, 2 blok rusunawa Unnes hanya sanggup menampung 400 orang, 1 kamar diperuntukkan empat mahasiswi.
Menurut Masrukhi, pihaknya belum memutuskan berapa besaran sewanya. Dia memastikan lebih murah dibanding tempat kos di perkampungan.
Dia menargetkan, pembangunan fisiknya selesai pada November akhir. Adapun mebeler akan disiapkan 2010 karena akan diambil dari anggaran belanja 2010. Rektor Unnes Sudijono Sastroatmojo berencana, akan meresmikan 3 hal sekaligus pada akhir tahun 2009.
Tiga hal itu yakni, mengundang Menteri Perumahan Rakyat untuk meresmikan rusunawa, mengundang Menegpora untuk meresmikan Lapangan Atlet Sintetik, juga mendeklarasikan diri sebagai kampus koservasi.
